Laman

Jumat, 15 Juni 2012

Dan akhirnya,,, setelah sekian lama mencari serta mengingat password untuk buka blog ini. Ketemuuuuuu.
Hampir saja kehilangan blog untuk kedua kalinya.

Dan akhirnya lagi,,, bisa posting dech...
Teman,,, kali ini saya tidak posting puisi, walaupun sebenarnya sudah ada beberapa stock yg antri hehee.
Mau shear sedikit kenangan waktu itu.
Malam ini, jam dikamarku sudah menunjukkan pukul 24.14 wita. Orang-orang rumah sudah pada nyenyak. Sementara tetangga yang biasanya ramai n gaduh sampe pagi, kali ini gak tau kemana. Tapi enak juga kalau begini terus, ortu sama dua ponakan kecilku bisa tidur nyenyak.
Mungkin karena sepi, malam ini rinduuu,,, rinduuuuu sekali dengan masa dan tempat itu.

Selasa, 06 September 2011

KU INGIN MATI DALAM PELUKANMU


Hari indah terlewati penuh kemesraan
Gelak tawa Menandai keceriaan
Walau kadang terpaksa senyum tuk selimuti duka.
Genggaman erat jemari
Tak ingin terlepas walau sesaat.
Rangkulan hangat
Pun tak mampu dibiarkan
Bahkan,,, bayang kebahagiaan masa depan
Seakan tak mau pergi walau sedetik.

Rona cinta menghiasi hidupku dan hidupmu
Masa itu segera tiba

Dihadapan Illahi Rabbi,
Kan kusematkan ikrar cinta dihatimu
Kan kuhalalkan dirimu dan diriku
Dihadapan Illhahi Rabbi,
Ku bersujud memohon ridha-Nya
Tuk bimbing perjalanan yang kan dimulai
Tuk hiasi jiwa dengan cinta Illahi
Tuk mencintaimu yang mendatangkan kecintaanku kepada-Nya
Tuk tuntun hatiku dan hatimu menemukan Surga-NYa
Dan dihadapan Illahi Rabbi,
Ku berdzikir meminta kuasa-Nya
Hadirkan kisah romeo dan julliet dalam hidup ini
Karna ku ingin mati dalam pelukanmu…..

KARNA IDOLA


Hhhmmmmmmmm
Sering kutersenyum menyaksikan
Polah lucu kalian.
He he he heeeeee
Sering kutertawa memandangi
Tulisan penggoda kalian.
Sungguh indah kebersamaan itu.
Entah dari dunia antah berantah mana
Kalian berasal,,,
Namun kekaguman itu
Mampu menyatukan.

KAGUMKU PADAMU


Tak pernah terpikir
Bila disuatu masa kan ada bayangmu
Mengisi setiap khayalku.
Setiap saat
Tanpa kusadari ada dirimu
Dalam benakku.
Ada rasa ingin bersua
Namun waktu belum terjamah.
Keseharianmu,,,
Selalu menjadi cerita indah
Yang kunanti, kunanti dan kunanti.
Lembut tuturmu,,,
Bagai wudhu peneduh hati
Bijak lakumu,,,
Laksana khalifah pembawa amanah.
Ingin kulukis pada sebuah kanvas
Bayangan dalam khayalku itu
Namun tak mampu tergambar
Karna telah menjadi lukisan indah dalam bentangan jiwaku.
Ingin kutulis diatas kertas putih
Alur cerita kerinduan itu
Namun tak mampu kurangkai kalimat
Karena telah menjadi syair indah dalam puisi kalbuku.
Ada harap yang kubawa
Semoga kelak kan menjadi indah pada waktunya.

Kamis, 18 Agustus 2011

Fatamorgana Diri

Bathin ini seperti terpasung
Ditengan kebebasan
Akalku tak mampu menjangkau
Alam pikirmu

Apakah rasaku yang terlalu bodoh
Hingga tak mampu mengertimu
Ataukah lakumu yang kelewat pintar
Sampai-sampai tak mampu
Menggaulkan diri

Sejenak ku tertegun
menyaksikan angkuhmu dalam diam
tak banyak yang bisa kuperbuat
karena akalku
masih mencari sosokmu yang utuh

Kuasa-Mu

Dalam doa tak henti pintaku
Tuk hadirkan dia di denyut nadiku.

Sabarku tak pernah putus
Tuk selalu meminta dan meminta
Walau kuasa-Mu belum nyata buatku
Ikhlasku tetap berjalan
Menyusuri dzikir harapan.

Kupasrahkan hidupku
Tuk diukir dalam skeario agung-Mu
Sembari menanti,,,
Kapan cerita itu kulakonkan,

Pencarianku

Perjalanan itu terlalu panjang
Kakiku mulai letih melangkah
Namun,,,
Tapak itu tetap kupijak
Demi menemukan sosokmu
Sosok yang belum pernah kulihat.


Langkah demi langkah tetap kuayun
Dengan harapan menemukanmu.
Entah di dunia antah berantah mana
Dirimu berada.

Tetapi,,,
Semangatku selalu yakin
Bahwa dirimu ada untukku
Pada masa dan waktu yang indah
Karna Dia tlah menciptakanmu
Untukku…