Laman

Rabu, 10 Agustus 2011

UNTUKMU IBU

Diam.., terpekur.., terpuruk..!
Bersemayam dalam jiwa sunyi kala terngiang ucapanmu
Untukmu ibu...
Terpahat indah dalam ingatanku
Nampak... kebijakan menghiasi pesonamu
Terlihat... ketegaran bertahta dalam dirimu
Namun kini... dibalik senyum ramahmu
Tertinggal kepedihan diantara ketidak pastian...yang entah kapan 'kan usai
Tapi..!
Kutahu pasti..!
Kuyakin..!
Terlalu mudah untukmu, 'tuk halau pedih demi sebuah keutuhan
Untukmu ibu...
Dari seberang kuucap kata kepasrahan
Dari kejauhan kusuarakan kata ketabahan
Dan.., akhirnya..,
Kuhanya bisa gemakan permohonan kepada Sang Khalik
Tuhan...Aku yang kini papah, datang menghadap pelataran-Mu yang suci
Aku yang kini hina, datang menghadap mihrab-MU yang agung
Tuhan... aku datang...'Tuk pinta kuasa-Mu'Tuk mohon ampunan-Mu
Tuhan...Aku berdoa untuk ibu
Aku sujud untuk ibu
Andai ini batu... hancurkan hingga jadi debu,yang siap terbang kala kuucap bersama doaku untuk-Mu
Umpama ini kertas... biar terbakar,'tuk terbawa bersama pintaku untuk-Mu
Misal... ini kasih-Mu,
Biarlah semua berlalu sesuai kehendak-Mu
Namun.., bila cobaan yang Kau timpakan
Berikanlah kekuatan ‘tuk melawannya
Terima kasih Tuhan…
Biarlah doa malam dan dzikir hamba-Mu ini
Menjadi penawar mujarab-Mu
Agar mawar tumbuh subur
‘Tuk sebarkan aroma bagi dunia
Kabulkanlah doa hamba………..

Amien

Tidak ada komentar:

Posting Komentar